FAQ: Apa Itu Limbah B3?

Apa itu limbah B3 dan contohnya?

Menurut Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, limbah bahan berbahaya dan beracun ( limbah B3 ) adalah zat, energi dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan

Limbah B3 itu apa saja?

Namun menurut PP Nomor 101 Tahun 2014, limbah B3 dapat dibagi menjadi 4 jenis, yakni.

  1. 1. Limbah B3 dari Sumber Spesifik.
  2. 2. Limbah B3 dari Sumber tidak Spesifik.
  3. 3. Limbah B3 dari B3 yang Sudah Kadaluwarsa, Tumpah dan Bekas Kemasan B3.

Apa yang dimaksud B3 dan limbah B3?

Limbah B3 merupakan sisa usaha dan/atau kegiatan yang mengandung B3. Limbah B3 dihasilkan dari kegiatan/usaha baik dari sektor industri, pariwisata, pelayanan kesehatan maupun dari domestik rumah tangga.

Apa yang kamu lakukan jika menemukan limbah B3 di lingkunganmu?

Cara Ideal Mengatasi Limbah B3 Agar Tidak Mencemari Lingkungan

  1. Metode Pengolahan Fisik, Kimia, dan Biologi. Proses pengelolaan limbah B3 dapat dilakukan secara fisik, kimia, maupun biologi.
  2. Metode Pembuangan dengan Sumur Dalam atau Sumur Injeksi.
  3. Kolam Penyimpanan.
  4. Pengelolaan Sampah.
You might be interested:  FAQ: Weekend Itu Hari Apa?

Apa yang dimaksud dengan sampah bahan beracun dan berbahaya B3?

Limbah B3 adalah akronim dari Bahan Beracun dan Berbahaya yang menurut PP no. 101 tahun 2014, definisinya adalah sisa usaha atau kegiatan yang mengandung zat atau komponen yang secara langsung maupun tidak dapat mencemarkan, merusak, atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan

Industri apa saja yang dapat menghasilkan limbah B3?

Limbah ini kerap dihasilkan oleh percetakan, pabrik plastik, pabrik karet, pabrik cat, tambang timah dan peleburan timah.

Apa fungsi dari simbol B3?

Identifikasi yang digunakan untuk penandaan B3 terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu simbol dan label. Simbol ini menunjukkan suatu bahan yang dapat melepaskan banyak panas atau menimbulkan api ketika bereaksi dengan bahan kimia lainnya, terutama bahan-bahan yang sifatnya mudah terbakar meskipun dalam keadaan hampa udara.

Apa saja upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari bahaya limbah B3?

Untuk menghindari dampak negative dari bahan – bahan tersebut, berkut beberapa hal yang dapat dilakukan,

  1. #ganti dengan bahan lain yang tidak berbahaya.
  2. #gunakan sehemat mungkin sesuai dengan petunjuk pemakaian sampai habis.
  3. #berikan kepada orang lain apabila tidak dibutuhkan lagi.
  4. #daur ulang kemasan dan produk bekasnya.

Bagaimana saja cara untuk menangani limbah non B3?

  1. Metode inceneration. Yaitu metode pengolahan limbah padat melalui proses pembakaran secara tertutup di dalam incenerator yang terbuat dari plat baja dilapisi batu api dengan suhu pembakaran antara 800 – 1000 (0 celsius)
  2. Metode Open Dumping.
  3. Metode sanitary landfill.
  4. Metode Recycle.
  5. Metode pengomposan.

Limbah B3 dibuang kemana?

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3 ) tidak dapat begitu saja ditimbun, dibakar atau dibuang ke lingkungan, karena mengandung bahan yang dapat membahayakan manusia dan makhluk hidup lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *