FAQ: Apa Itu Pph Pasal 25?

Apa yang dimaksud dengan PPh pasal 25?

Pengertian PPh Pasal 25. Pajak Penghasilan Pasal 25 ( PPh Pasal 25 ) adalah pajak yang dibayar secara angsuran. Tujuannya adalah untuk meringankan beban wajib pajak, mengingat pajak yang terutang harus dilunasi dalam waktu satu tahun.

Bagaimana cara perhitungan PPh pasal 25?

Besarnya angsuran pajak penghasilan pasal 25 dalam tahun berjalan dihitung berdasarkan pajak penghasilan terutang sesuai dengan SPT tahunan sebelumnya dikurangi dengan kredit pajak ( PPh pasal 21, pasal 22, pasal 23, dan pasal 24) dibagi dengan 12 (atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak).

Berapa persen PPh 25?

Tarif PPh Pasal 25 Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu adalah sebesar 0,75% dari jumlah peredaran bruto per bulan dari masing-masing tempat usaha. Pajak ini bersifat tidak final sehingga dapat dikreditkan pada akhir tahun pajak.

Angsuran PPh pasal 25 tahun pajak berikutnya sebesar dihitung berdasarkan diisi apa?

Besarnya angsuran PPh Pasal 25 dalam tahun berjalan dihitung berdasarkan Pajak Penghasilan Terutang sesuai dengan SPT Tahunan tahun sebelumnya dikurangi dengan kredit pajak ( PPh Pasal 21, 22, 23, dan 24) dibagi dengan 12 (atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak ).

You might be interested:  Apa Yang Dimaksud Dengan Ram?

Apakah PPh 25 sama dengan PPh final?

Tarif umum PPh Pasal 25 WPOPPT adalah sebesar 0,75% dari jumlah peredaran bruto per bulan dari masing-masing tempat usaha. Pajak ini bersifat tidak final sehingga dapat dikreditkan pada akhir tahun pajak.

Apa itu PPh 25 dan PPh 29?

Contoh Perhitungan Secara sederhana, Anda dapat memahami perbedaan secara lebih mudah antara PPh pasal 25 dengan PPh pasal 29, yaitu PPh pasal 25 merupakan angsuran pajak yang dibayarkan setiap bulan untuk tahun pajak yang bersangkutan. Sedangkan PPh 29 merupakan kekurangan pajak yang terutang pada akhir tahun pajak.

Kapan mulai angsuran PPh 25?

Angsuran PPh Pasal 25 menggunakan tarif baru sebesar 22% mulai berlaku untuk masa pajak April 2020. Angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak April 2020 dihitung berdasarkan laba fiskal yang dilaporkan pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2019 dan disetorkan paling lambat pada 15 Mei mendatang.

Kapan PPh Pasal 25 disetorkan?

Batas waktu pembayaran PPh Pasal 25 adalah paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya dari masa pajak yang akan dibayarkan. Apabila ada keterlambatan dalam penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 25, terdapat sanksi yang berlaku yaitu dikenakan bunga sebesar 2% per bulan dari tanggal jatuh tempo hingga tanggal pembayaran.

Bagaimana cara menghitung PPh terutang?

Rumus Hitung PPh Terutang

  1. 5% dari penghasilan kena pajak untuk penghasilan hingga Rp50.000.000/tahun.
  2. 15% dari penghasilan kena pajak untuk penghasilan di atas Rp50.000.000 hingga Rp250.000.000/tahun.
  3. 25% dari penghasilan kena pajak untuk penghasilan di atas Rp250.000.000 hingga Rp500.000.000/tahun.

Mengapa WP perlu membayar PPh 25?

PPh 25 adalah angsuran pajak penghasilan dalam tahun berjalan yang harus dilakukan sendiri oleh Wajib Pajak, baik Orang Pribadi maupun Badan Usaha. Angsuran pajak ini dilakukan untuk mengurangi beban Wajib Pajak sehingga pembayaran pajak tetap dapat dilakukan tepat waktu.

You might be interested:  Jawaban Cepat: Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Suatu Usaha Besar Agar Terus Berkembang?

PPh 25 apakah harus lapor?

“ Wajib Pajak dengan angsuran PPh Pasal 25 nihil dikecualikan dari kewajiban pelaporan SPT Masa PPh Pasal 25.” Dengan demikian, apabila wajib pajak tidak membayar angsuran PPh Pasal 25 seperti contoh perusahaan Ibu, wajib pajak tersebut tidak perlu melaporkan SPT Masa PPh Pasal 25.

Berapa tarif PPh badan?

Tarif PPh Badan di Indonesia sendiri adalah sebesar 25% dan mulai berlaku sejak 2010. Sebelumnya tarif PPh Badan di Indonesia pernah berlaku sebesar 28%. Tarif ini pun dihitung dari penghasilan neto. Artinya wajib pajak masih diberikan kelonggaran-kelonggaran dengan cara membiayakan biaya yang boleh menjadi pengurang.

Apa yang dimaksud dengan PPh Final?

Pajak final atau PPh final merupakan pajak yang dikenakan langsung saat wajib pajak (WP) menerima penghasilan. Pajak final biasanya langsung disetorkan oleh WP. Karena sifat pungutannya yang seketika, PPh final tidak lagi diperhitungkan dalam pelaporan SPT tahunan meskipun nantinya tetap harus dilaporkan.

Berapa jumlah penghasilan yang tidak kena pajak?

Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa pendapatan sebesar Rp 54 juta dalam setahun atau Rp 4,5 juta per bulan sebagai batas penghasilan tidak kena pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *