Kapan Jurnal Penyesuaian Dibuat?

Jurnal penyesuaian merupakan sebuah jurnal yang dibuat dalam rangka proses pencatatan saldo pada akun (perkiraan), guna menyesuaikannya dengan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode. Oleh sebab itulah, jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode setelah penyusunan neraca saldo, dan sebelum penyususan lembar kerja (worksheet).

Kapan harus dibuat jurnal penyesuaian?

Jurnal penyesuaian harus dibuat pada saat terdapat beberapa kondisi seperti berikut: Jenis transaksi pada kondisi ini misalnya sewa dibayar dimuka dan asuransi dibayar dimuka. Ilustrasi, padai bulan Juli, perusahaan sudah membayar sejumlah uang untuk sewa gedung untuk jangka waktu 1 tahun ke depan.

Bagaimana contoh jurnal penyesuaian yang dibuat?

Contoh Jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut : 2. Akun asuransi dibayar di muka menunjukkan saldo sementara Rp360.000. Data akhir periode: jumlah asuransi yang telah jatuh tempo adalah Rp120.000 yaitu untuk 4 bulan. Akun asuransi dibayar di muka (saldonya di sisi debit), dicatat sebagai harta.

Apa itu jurnal penyesuaian?

Tujuan jurnal penyesuaian adalah untuk membuat catatan akuntansi secara akurat mencerminkan prinsip pencocokan — mencocokkan pendapatan dan biaya selama periode operasi. Ada beberapa kasus yang jarang terjadi di mana kas perlu disesuaikan, tetapi idealnya, semua penyesuaian harus dilakukan sebelum menjalankan neraca saldo yang belum disesuaikan.

Apakah akun perlengkapan memerlukan jurnal penyesuaian?

Akun pertama yang memerlukan dibuatnya jurnal penyesuaian adalah akun perlengkapan. Jurnal penyesuaian perlu disusun dalam akun perlengkapan karena terdapat laporan pemakaian pada akun tersebut. Perlengkapan yang dimaksud pada akun ini adalah bahan atau barang yang dibeli untuk keperluan operasi perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *