Mengapa Rel Kereta Api Dibuat Renggang Saat Memasangnya?

Sebenarnya, rel KA memang sengaja dibuat renggang karena untuk mengantisipasi terjadinya pemuaian di siang hari. Jika tidak diberi ruang pemuaian, maka rel tersebut akan melengkung.

Apa itu kereta api?

Kereta api merupakan salah satu transportasi umum yang sangat digemari banyak orang. Bahkan di negara maju, transportasi andalannya adalah kereta api. Kereta api adalah angkutan umum yang sangat bermanfaat karena efektif dan efisien, terutama dalam meminimalkan kemacetan di jalan raya.

Mengapa rel KA dibuat renggang?

Nah, salah satunya adalah dengan cara dibuat renggang. Kenapa? Rel KA dibuat renggang itu karena pemuaian (pemanasan). Pemuaian di rel itu adalah pemuaian zat padat. Pemuaian datang dari panasnya dari gaya gesek kereta (rem kereta) dan panasnya terik matahari. Jika rel tidak dibuat renggang, maka hasilnya rel akan melengkung,

Apa yang terjadi jika rel tidak dibuat renggang?

Jika rel tidak dibuat renggang, maka hasilnya rel akan melengkung, bisa membuat kereta bergoyang-goyang atau anjlok jika terlalu melengkung. Wahh bahaya kan? Namun, jika rel renggang, maka rel akan lurus, rapat, dan rapi sehingga kereta dapat melaju dengan kecepatan tinggi.

Apakah rel renggang lebih nyaman?

Namun, jika rel renggang, maka rel akan lurus, rapat, dan rapi sehingga kereta dapat melaju dengan kecepatan tinggi. Jadinya perjalanan keretanya bisa lebih nyaman kan yahh

You might be interested:  Mengapa Bangsa Indonesia Perlu Mempelajari Wawasan Nusantara?

Apa yang terjadi jika rel kereta api tidak dibuat celah?

Jika tidak dibuat celah, maka yang terjadi adalah rel akan mengalami pembengkokan akibat batang-batang rel yang saling mendorong ketika terjadi pertambahan panjang. Sebagaimana yang diketahui, rel kereta api terbuat dari logam, seperti baja atau besi yang rawan mengalami pemuaian saat suhunya meningkat.

Mengapa rel kereta api dipasang tidak rapat?

Jadi, rel kereta api dipasang tidak rapat karena mencegah terjadinya pemuaian panjang pada rel akibat kenaikan suhu pada siang hari. Gimana adik-adik, udah paham kan mengapa sehingga rel kereta api dipasang tidak rapat?

Berapa ukuran rel kereta api?

Kita tahu rel kereta api itu memiliki ukuran (besar – kecil). Rel lori tebu menggunakan ukuran rel yang kecil. Rel KA pada jaman jepang menggunkan ukuran R33. Saat ini PT Kereta Api Indonesia (persero) sudah upgrade menggunakan ukurang rel R54 yang besar itu.

Mengapa rel kereta api mengalami pemuaian?

Sebagaimana yang diketahui, rel kereta api terbuat dari logam, seperti baja atau besi yang rawan mengalami pemuaian saat suhunya meningkat. Peningkatan suhu rel kereta api umumnya disebabkan oleh terik panas sinar matahari pada siang hari, serta panas yang dihasilkan dari gesekan antara roda kereta api dan rel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *